Hambatan Jalan Perawatan Kesehatan Bagi Penyandang Disabilitas

Bagi sebagian kompasiana.com/christiesuharto/5bf0f1d912ae946a5e2951d2/tidak-ada-kata-tidak-bisa-bersama-teman-teman-penyandang-disabilitas-kami-bisa jalan masuk ke perawatan kesehatan bisa menjadi tantangan. Lihat saja bagaimana layanan kesehatan yang ada dikala ini bukannya menolong melainkan justru mempersulit penyandang disabilitas untuk menerima pelayanan kesehatan yang bagus. Orang-orang penyandang disabilitas membutuhkan program perawatan kesehatan dan kesehatan masyarakat untuk alasan yang sama seperti orang lain, agar mereka konsisten sehat, aktif, dan menjadi komponen dari masyarakat. Tapi, bagi beberapa penyandang disabilitas, jalan masuk ke perawatan kesehatan bisa menjadi tantangan sebab sebagian hal seperti:

1. Tarif yang terlalu tinggi
Keterjangkauan layanan kesehatan dan transportasi yaitu dua alasan utama kenapa orang-orang penyandang disabilitas tak mendapatkan perawatan kesehatan yang dibutuhkan. Minimnya application pemerintah untuk menyediakan layanan kesehatan yang ramah bagi mereka dengan disabilitas juga ikut serta menjadi alasan tarif yang tak relatif murah bagi penyandang diabilitas terutamanya bagi mereka dengan penghasilan dibawah rata-rata. Ketersediaan rumah sakit serta layanan kesehatan yang memadai di tempat pelosok serta transportasi yang susah memperburuk kondisi ini. Kurangnya layanan yang cocok untuk penyandang disabilitas ialah penghambat yang signifikan kepada perawatan kesehatan.

2. Hambatan jasmani
Jalan yang tak merata ke gedung-gedung (rumah sakit, sentra kesehatan), kelengkapan medis yang tak bisa diakses, papan tanda yang membingungkan pada daerah layanan keshatan, pintu yang sempit, langkah-langkah interior, fasilitas kamar mandi yang tak memadai, dan zona parkir yang tak bisa diakses menghasilkan hambatan bagi fasilitas perawatan kesehatan. Sebagai model, wanita dengan kesusahan mobilitas seringkali tak bisa mengakses sreening kanker payudara dan mulut rahim sebab tabel pemeriksaan tak bisa disesuaikan ketinggiannya dan kelengkapan mamografi cuma mengakomodasi wanita yang cakap berdiri. Hal ini tentu bisa memperburuk angka kematian pengaruh kanker payudara dan mulut rahim dengan alasan yang sebetulnya bisa dihindari bila seluruh pihak melibatkan penyandang disabilitas untuk memelihara kesehatan mereka dengan fasilitas yang memadai.

3. Ketrampilan dan pengetahuan petugas kesehatan yang tak memadai
Orang-orang penyandang disabilitas lebih dari dua kali lipat kemungkinannya melaporkan bahwa ketrampilan penyedia layanan kesehatan tak memadai untuk memenuhi keperluan mereka, empat kali lebih besar melaporkan diperlakukan dengan buruk dan hampir tiga kali lebih mungkin melaporkan ditolaknya perawatan. Meskipun, penyedia layanan kesehatan mempunyai keharusan untuk memberika fasilitas kesehatan yang memadai bagi mereka yang memerlukan. Hal ini juga bisa terjadi sebab minimnya berita mengenai keperluan kesehatan para penyandang disabilitas.

Fasilitas kesehatan yang memadai serta kabar mengenai kesehatan jasmaniah penting bagi segala lapisan masyarakat, tak terkecuali para penyandang disabilitas. Oleh sebab itu peran seluruh pihak untuk membenarkan metode pelayanan kesehatan bagi mereka dengan disabilitas menjadi benar-benar penting untuk dijalankan. Dengan pelayanan kesehatan yang memadai, orang dengan disabilitas bisa menjadi komponen dari masyarakat dan warga Negara yang terjamin hak hidupnya.

Comments are Disabled